Tags analisa harga rabat beton
Analisa harga rabat beton jalan adalah perhitungan rinci untuk mengetahui biaya per meter atau per meter kubik pekerjaan pengecoran jalan beton, mulai dari material, tenaga kerja, hingga alat.
Berikut gambaran analisa sederhana (umum dipakai di lapangan):
1. Material utama
- Semen
- Pasir
- Split (batu pecah)
- Air
- (Opsional) Wiremesh / besi tulangan
Jika pakai ready mix:
- Beton ready mix (misal K-225 / K-250)
2. Tenaga kerja
- Tukang cor
- Kenek / pekerja
- Mandor
3. Peralatan
- Sewa molen (jika manual)
- Sewa vibrator
- Sewa concrete pump (opsional, untuk proyek besar)
- Alat bantu (cangkul, jidar, dll)
Contoh Analisa Harga Rabat Beton (per m³)
A. Menggunakan Ready Mix (lebih praktis)
Beton ready mix K-225: ± Rp900.000 – Rp1.100.000
Tenaga kerja: ± Rp150.000
Alat & lain-lain: ± Rp100.000
Total: ± Rp1.150.000 – Rp1.350.000 / m³
B. Sistem Manual (Site Mix)
- Semen: ± Rp300.000
- Pasir: ± Rp200.000
- Split: ± Rp300.000
- Tenaga kerja: ± Rp200.000
- Alat: ± Rp100.000
Total: ± Rp1.100.000 / m³
Contoh Harga per m² (tebal 10 cm)
1 m² × 0,1 m = 0,1 m³
Jika harga Rp1.200.000 / m³
Maka:
Rp1.200.000 × 0,1 = Rp120.000 / m²
Faktor yang mempengaruhi harga
- Mutu beton (K-175, K-225, K-300, dll)
- Lokasi proyek (akses & jarak batching plant)
- Volume pekerjaan (semakin besar biasanya lebih murah)
- Kondisi lahan
- Perlu atau tidaknya tulangan (wiremesh)
Harga Rabat Beton Borongan dan Per Meter Terbaru
Rabat beton adalah sebuah sistem dinding penahan tanah yang terdiri dari panel beton bertulang. Sistem ini sering digunakan untuk meredam gaya gempuran tanah, seperti pada daerah rawan longsor. Struktur ini biasanya dibentuk dengan menggunakan dua lembaran beton yang dipasang dengan menggunakan baut atau mortir. Rabat beton adalah salah satu komponen struktural yang sangat penting dalam…
Rp 950.000
