Beranda » Blog » Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran

Diposting pada 4 Agustus 2019 oleh admin / Dilihat: 1.521 kali / Kategori:
Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran

Jenis-Jenis Concrete Pump untuk pengecoran di Indonesia sangat beragam. Concrete Pump atau bahasa Indonesianya Pompa Beton adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai alat bantu pengecoran yaitu sebagai alat untuk mengalirkan beton ke area yang akan di cor. Setelah membaca artikel ini, mudah-mudahan anda tidak akan salah ketika hendak memilih Jenis-Jenis Concrete Pump yang akan anda gunakan.

Concrete Pump sangat mempermudah proses pengecoran. Misalnya dalam pengecoran sebuah dak rumah yang dilakukan dengan alat bantu ini anda tidak perlu mengangkut beton dengan ember satu persatu. Dulu mungkin anda masih sering melihat atau mungkin pernah mengalami diundang tetangga untuk gotong royong dalam sebuah pengecoran. Orang berbaris oper meng oper ember untuk dituangkan ke media yang akan di cor.

Nah saat ini semakin berkembangnya teknologi hadirlah alat bantu ini yaitu pompa beton, dengan hadirnya alat ini mungkin anda tidak akan melihat lagi fenomena di atas, selamat tinggal masa lalu bye…

 

Baca juga : Harga U ditch

 

Karena dengan bantuan pompa beton ini, 1 mobil molen readymix berkapasitas 7 m³ bisa di tuang ke area pengecoran hanya dengan waktu 15 – 20 menit saja dan cukup hanya dengan 5-6 pekerja saja karena pekerja hanya menarik dan meratakan beton saja. Lebih cepat dari pada harus menaikan beton secara manual yang dapat memakan waktu 3 jam lebih dan memerlukan tenaga yang banyak.

Saat memakai pompa beton, cara menaikannya anda harus mempersiapkan selang air, semen 2 sak, dan pasir sekitar 15-20 ember. Sama seperti pompa air, harus di pancing terlebih dahulu.

Alasan Penting Mengapa Harus Menggunakan Concrete Pump

Berikut alasan-alasan sehingga anda harus menggunakan pompa beton (Concrete Pump) pada pengecoran,

Hemat waktu

Efisiensi waktu menjadi kelebihan lain dari Concrete Pump. Pengerjaan secara manual membutuhkan waktu berkisar 4 jam untuk 7 kubik bejarak 10 – 15 meter dengan tenaga 15 sampai 20 orang. Sementara Concrete Pump mampu mendistribusikan 7 kubik dengan waktu 15 menit saja serta tenaga yang lebih minim yakni 5 orang.

Kualitas beton yang lebih terjaga

Kelebihan lainnya adalah kualitas beton yang lebih terjaga. Penggunaan ready mix memiliki toleransi waktu berkisar 5 jam sebelum akhirnya membeku atau mengeras. Hal ini tentu dapat kita minimalisasi dengan penggunaan Concrete Pump jika kita bandingkan pengerjaan secara manual.

Lebih rapi

Pengecoran yang kita lakukan secara manual biasanya kurang rapi hingga menyisakan ceceran beton yang tumpah dari wadahnya. Berbeda dengan Concrete Pump yang pengerjaannya menjadi lebih rapi karena menggunakan boom atau belalai.

Jenis – Jenis Concrete Pump atau Pompa Beton

Penggunaan jenis-jenis concrete pump dapat disesuaikan dengan tinggi bangunan yang hendak dibuat. Setiap bagunan tentu memiliki tinggi yang berbeda sehingga membutuhkan jenis concrete pump yang berbeda pula. Ada beberapa jenis pompa beton sesuai kegunaan dan kondisi proyek anda, berikut ulasan mengenai jenis pompa beton.

1. Jenis Concrete Pump Standar

"<yoastmark

Pompa Standar umumnya digunakan untuk jenis bangunan yang rendah seperti halnya mall, ruko, rumah tinggal dan lain sebagainya. Concrete Pump Standar cocok untuk bangunan di bawah 20 meter dengan pemakaian betonnya di bawah 60 meter. Adapun tingkat concrete pressure berada di antara 4 mpa sampai dengan 7 mpa.

Jenis alat pompa beton ini merupakan jenis alat pompa beton yang paling banyak dipakai di berbagai proyek konstruksi. Concrete pump ini bisa menjangkau tempat-tempat yang cukup sempit dengan ukuran panjang kendaraan 8,2 meter dan lebar kendaraan 2,8 meter.

Standard concrete pump ini memiliki panjang belalai 18 meter hingga 21 meter sehingga bisa menjangkau konstruksi bangunan yang cukup tinggi.

Spesifikasi pompa standar

Spesifikasi pompa standar

Pompa beton ini paling banyak dipakai karena selain sewanya yang lebih terjangkau, pompa beton standar serba guna dan bisa masuk ke lokasi pengecoran dengan mudah.

2. Jenis Concrete Pump Longboom

"<yoastmark

Pompa Beton Longboom

Merupakan Concrete Pump untuk bangunan-bangunan tinggi seperti perkantoran, ruko dengan lantai 5 sampai 7 serta bangunan di atas 20 meter. Pada bangunan tersebut, Concrete Pump yang digunakan memiliki concrete pressure antara 8 pa sampai dengan 40 mpa.

Alat pompa adonan beton jenis ini cocok dipakai untuk pekerjaan konstruksi bangunan bertingkat 4 dan bangunan-bangunan dengan ketinggian di atas 20 meter. Alat pompa beton ini dilengkapi dengan belalai sepanjang 27 meter berfungsi memudahkan menaikan adonan cor beton jadi dari truk mixer ke titik pengecoran.

Concrete pump longboom ini berada di atas sebuah truk dengan ukuran panjang kendaraan 12 meter dan lebar kendaraan 2.8 meter. Karena itu, harus dipastikan tersedia jalan yang cukup lebar untuk dilalui oleh kendaraan yang dilengkapi dengan alat pompa beton longboom.

Spesifikasi pompa long boom

Spesifikasi pompa long boom

Pompa longboom biasanya menjadi alternatif ketika pompa beton standar tidak mampu melakukanya.

Pompa Beton Super Longboom

Fungsi alat pompa beton super longboom ini tak jauh berbeda dengan alat pompa beton longboom. Perbedaannya hanya terletak pada panjang belalainya saja. Alat pompa beton super longboom memiliki panjang belalai 32 meter hingga 36 meter. Dengan belalai yang lebih panjang, alat pompa beton ini cocok digunakan untuk pengerjaan konstruksi bangunan bertingkat 5 atau 6.

Pompa Beton Master Longboom

Sementara itu untuk konstruksi bangunan yang lebih tinggi telah tersedia alat pompa beton master longboom. Alat pompa beton ini mampu mengirimkan adonan beton segar ke bangunan dengan konstruksi sampai dengan 8 lantai. Alat pompa beton ini memiliki panjang belalai 46 meter. Sedangkan untuk ukuran kendaraannya sama dengan ukuran kendaraan alat pompa beton longboom dan alat pompa beton super longboom yakni panjang kendaraan 12 meter dan lebar kendaraan 2,8 meter.

3. Jenis Concrete Pump Mini

"<yoastmark

Pompa Mini merupakan Concrete Pump yang berasal dari Jepang dan diperuntukkan untuk jenis bangunan yang jalannya sempit dengan portal yang hanya bisa dilalui dengan mobil cold desel. Concrete Pump jenis ini cocok untuk hunian dengan 1 sampai dengan 2 lantai namun terletak di area sempit.

Alat pompa beton ini berukuran mini seperti namanya. Panjang belalai concrete pump ini paling pendek di antara alat-alat pompa beton yang memiliki belalai. Panjang belalainya sekitar 9 meter hingga 12 meter, sedangkan kendaraan yang membawa alat pompa beton ini berukuran panjang 7 meter dan lebar 2,4 meter.

Karena itu, alat pompa beton ini cocok digunakan untuk menjangkau tempat-tempat yang sulit dicapai kendaraan-kendaraan berukuran besar.

Spesifikasi pompa mini

Spesifikasi pompa mini

Pompa mini menjadi pilihan untuk anda yang tingga di area yang tidak cukup luas. Pompa beton mini bisa menjadi solusi untuk pengecoran anda ketika pompa standar tidak bisa masuk pada lokasi terdekat pengecoran.

4. Jenis Concrete Pump Kodok (Pompa Portable)

pompa kodok

pompa kodok

Merupakan Concrete Pump untuk ragam bangunan seperti bedungan, pelabuhan, jety, pondasi PLN, gang atau jalan sempit yang umumnya tidak dapat dilalui dengan mobil pribadi dimana jangkauan horizontalnya hanya berkisar 120 meter sampai dengan 170 meter.

Spesifikasi pompa kodok

Spesifikasi pompa kodok

Jika jenis-jenis alat pompa beton lainnya tak bisa menjangkau titik pengecoran, maka jenis alat pompa beton kodok ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Portable concrete pump ini memiliki jangkauan horizontal 120 meter hingga 170 meter. Alat pompa beton ini bisa dipindahkan dengan ditarik menggunakan kendaraan lain atau kendaraan khusus yang dirancang untuk mengangkut alat pompa beton tersebut.

Sementara itu untuk menjangkau tempat yang tinggi, alat pompa beton kodok ini bisa dipasangi dengan pipa vertikal menyesuaikan dengan lokasi pengecoran beton. Pompa ini adalah pilihan terakhir jika semua pompa tidak bisa melakukan pekerjaan pengecoran. Jangkauanya yang cukup jauh pompa ini bisa menjadi solusi setiap pengecoran, namun sayang harga sewanya terbilang cukup mahal.

Kesimpulan

Dengan beragam jenis alat pompa beton yang tersedia saat ini, para kontraktor bisa memilih alat pompa beton yang sesuai dengan kebutuhan. Penggunaan alat bantu yang satu ini memang tak bisa lagi dihindari karena menawarkan sejumlah keuntungan. Concrete pump mampu memompa adonan beton segar secara terus menerus sehingga mempercepat proses pengecoran beton.

Alat pompa beton segar ini juga bisa digunakan untuk proyek konstruksi berskala besar maupun kecil. Concrete pump bisa mentransfer adonan beton segar secara vertikal maupun horizontal sehingga menjangkau tempat-tempat sulit sekalipun.

Alat pompa beton segar atau concrete pump semakin mudah ditemukan. Tak harus membeli, para kontraktor yang membutuhkannya bisa menyewa selama jangka waktu tertentu. Namun jika ingin lebih berhemat, memiliki alat bantu ini bisa menjadi investasi yang berharga untuk jangka waktu yang panjang.

Sebab pada semua konstruksi beton, concrete pump ini pasti dibutuhkan. Concrete pump membuat pekerjaan pengecoran beton menjadi lebih mudah dan cepat diselesaikan.

Demikian penjelasan mengenai Jenis-Jenis Concrete Pump. Jika anda memilih untuk menggunakan alat ini untuk membantu pengecoran anda, simak terlebih dahulu harganya pada artikel : Harga Sewa Pompa Beton

 

Tags: ,

Bagikan ke

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Rahmat
● online
Idris
● online
Rahmat
● online
Halo, perkenalkan saya Rahmat
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja