Beranda » Blog » Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran & Spesifikasinya

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran & Spesifikasinya

Diposting pada 4 Agustus 2019 oleh admin / Dilihat: 16.724 kali / Kategori:
Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran & Spesifikasinya

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran & Spesifikasinya

Pompa beton (concrete pump) adalah alat bantu dalam proses pengecoran yang digunakan untuk menyalurkan beton dari truk mixer ke area pengecoran. Penggunaan pompa beton (concrete pump) dalam proses pengecoran memberikan banyak keunggulan dibandingkan metode manual.

Dengan bantuan alat ini, satu unit truk mixer (molen) berkapasitas 7 m³ dapat disalurkan ke area pengecoran hanya dalam waktu sekitar 15–20 menit. Proses ini juga cukup ditangani oleh 5–6 pekerja, karena tugas utama hanya mengarahkan dan meratakan beton.

Sebagai perbandingan, metode manual membutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk volume yang sama, serta memerlukan tenaga kerja yang jauh lebih banyak. Selain lebih lambat, cara manual juga cenderung kurang efisien.

Dalam penggunaannya, pompa beton memerlukan proses awal (priming) agar aliran beton dapat berjalan lancar. Persiapan yang dibutuhkan antara lain:

  • Air secukupnya (menggunakan selang air)
  • Semen sekitar 2 sak
  • Pasir kurang lebih 15–20 ember

Material tersebut digunakan sebagai pelumas awal dalam pipa pompa, mirip seperti proses “memancing” pada pompa air, sehingga beton dapat mengalir dengan baik tanpa hambatan.

Alasan Penting Mengapa Harus Menggunakan Concrete Pump

Berikut beberapa alasan mengapa alat ini sangat direkomendasikan:

1. Lebih Hemat Waktu

Efisiensi waktu menjadi salah satu keunggulan utama. Pengecoran secara manual untuk volume sekitar 7 m³ dengan jarak 10–15 meter bisa memakan waktu hingga ±4 jam dengan tenaga 15–20 orang.
Sementara itu, dengan concrete pump, volume yang sama dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 15 menit dengan kebutuhan tenaga kerja yang jauh lebih sedikit, yaitu sekitar 5 orang.

2. Kualitas Beton Lebih Terjaga

Beton ready mix memiliki batas waktu tertentu sebelum mulai mengeras. Dengan bantuan concrete pump, proses distribusi beton menjadi lebih cepat sehingga risiko penurunan kualitas dapat diminimalkan. Hasil pengecoran pun menjadi lebih optimal dan sesuai standar.

3. Pekerjaan Lebih Rapi

Metode manual seringkali menyebabkan tumpahan beton yang membuat area kerja menjadi kotor dan kurang rapi. Berbeda dengan penggunaan concrete pump yang memanfaatkan boom (pipa penyalur), sehingga aliran beton lebih terarah dan hasil pengecoran terlihat lebih bersih serta profesional.

Baca juga : Harga U ditch

Jenis-Jenis Concrete Pump atau Pompa Beton

Pemilihan jenis concrete pump (pompa beton) harus disesuaikan dengan kondisi proyek, terutama tinggi bangunan dan akses lokasi. Setiap proyek memiliki kebutuhan berbeda, sehingga penggunaan jenis pompa beton yang tepat akan sangat menentukan efisiensi dan hasil pengecoran.

Berikut beberapa jenis pompa beton yang umum digunakan di lapangan:

1. Concrete Pump Standar

pompa beton standar

standart concrete pump

Pompa beton standar merupakan jenis yang paling sering digunakan dalam berbagai proyek konstruksi. Alat ini cocok untuk bangunan dengan ketinggian rendah hingga menengah, seperti rumah tinggal, ruko, dan bangunan komersial lainnya.

Concrete pump standar umumnya digunakan untuk bangunan di bawah 20 meter, dengan tekanan beton berkisar antara 4–7 MPa. Alat ini memiliki panjang boom (belalai) sekitar 18–21 meter, sehingga cukup untuk menjangkau area pengecoran pada bangunan bertingkat rendah.

Selain itu, ukurannya yang relatif sedang (panjang ±8,2 meter dan lebar ±2,8 meter) membuatnya cukup fleksibel untuk masuk ke lokasi proyek dengan akses terbatas.

gambar spesifikasi pompa standar

gambar spesifikasi pompa standar

👉 Keunggulan: serbaguna, harga sewa lebih terjangkau, dan mudah digunakan di berbagai kondisi proyek.

2. Concrete Pump Long Boom

Longbooom concrete pump

Longbooom concrete pump

Pompa beton long boom digunakan untuk proyek bangunan bertingkat lebih tinggi, seperti gedung perkantoran atau ruko 4–7 lantai. Alat ini cocok untuk bangunan dengan ketinggian di atas 20 meter.

Concrete pump jenis ini memiliki tekanan beton yang lebih besar, yaitu sekitar 8–40 MPa, serta panjang boom mencapai ±27 meter. Dengan jangkauan tersebut, proses pengecoran pada ketinggian menjadi lebih mudah dan efisien.

Namun, karena ukurannya lebih besar (panjang kendaraan ±12 meter dan lebar ±2,8 meter), diperlukan akses jalan yang memadai agar alat dapat masuk ke lokasi proyek.

Spesifikasi pompa long boom

Spesifikasi pompa long boom

👉 Keunggulan: mampu menjangkau area tinggi dan luas yang tidak bisa dijangkau pompa standar.

3. Concrete Pump Super Long Boom & Master Long Boom

Untuk proyek bangunan yang lebih tinggi, tersedia varian pompa beton dengan jangkauan lebih panjang:

  • Super Long Boom: panjang boom sekitar 32–36 meter, cocok untuk bangunan 5–6 lantai
  • Master Long Boom: panjang boom hingga ±46 meter, mampu menjangkau bangunan hingga 8 lantai

Kedua jenis ini memiliki fungsi yang sama dengan long boom, namun dengan kemampuan jangkauan yang lebih luas dan tinggi. Ukuran kendaraan umumnya sama dengan long boom, sehingga tetap membutuhkan akses jalan yang cukup lebar.

👉 Keunggulan: solusi untuk proyek gedung tinggi dan pengecoran skala besar.

4. Concrete Pump Mini

Pompa Beton Mini

Pompa Beton Mini

Alat ini dirancang khusus untuk lokasi dengan akses jalan sempit, seperti gang atau area perumahan padat, cocok digunakan untuk bangunan 1–2 lantai yang tidak dapat dijangkau oleh pompa standar.

Pompa mini memiliki panjang boom sekitar 9–12 meter, dengan ukuran kendaraan lebih kecil (panjang ±7 meter dan lebar ±2,4 meter). Hal ini membuatnya lebih fleksibel untuk masuk ke area yang terbatas.

Spesifikasi pompa mini

Spesifikasi pompa mini

👉 Keunggulan: ideal untuk lokasi sempit dan sulit dijangkau alat besar.

5. Concrete Pump Kodok (Portable Pump)

pompa beton kodok

pompa beton kodok

Portable pump (Pompa beton kodok) digunakan untuk kondisi khusus, seperti proyek di area yang sangat terbatas atau tidak dapat diakses oleh kendaraan besar, misalnya proyek bendungan, pelabuhan, pondasi, atau jalan sempit.

Alat ini memiliki jangkauan horizontal sekitar 120–170 meter dan dapat dipasang pipa tambahan untuk menjangkau ketinggian tertentu. Alat ini bersifat portable dan dapat dipindahkan menggunakan kendaraan lain.

Spesifikasi pompa kodok

Spesifikasi pompa kodok

👉 Keunggulan: solusi terakhir untuk lokasi ekstrem yang tidak bisa dijangkau jenis pompa lainnya.

Setiap jenis pompa beton memiliki fungsi dan keunggulan masing-masing. Oleh karena itu, pemilihan alat harus disesuaikan dengan kondisi proyek, seperti tinggi bangunan, akses jalan, dan volume pengecoran.

Dengan memilih jenis concrete pump yang tepat, proses pengecoran akan menjadi lebih cepat, efisien, dan hasilnya lebih maksimal.

Kesimpulan

Dengan beragam jenis pompa beton yang tersedia saat ini, kontraktor dapat lebih leluasa memilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek. Kehadiran alat ini kini hampir tidak tergantikan karena menawarkan banyak keuntungan dalam proses pengecoran.

Concrete pump mampu mengalirkan adonan beton segar secara kontinu, sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat, efisien, dan minim tenaga manual. Hal ini tentu sangat membantu dalam menjaga kualitas hasil pengecoran.

Selain itu, alat ini dapat digunakan untuk berbagai skala proyek, baik kecil maupun besar. Kemampuannya dalam mentransfer beton secara vertikal maupun horizontal memungkinkan pengecoran menjangkau area yang sulit diakses sekalipun.

Saat ini, penggunaan concrete pump juga semakin fleksibel. Anda tidak harus membelinya, karena tersedia layanan sewa yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Namun, bagi pelaku usaha konstruksi, memiliki alat ini bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Pada dasarnya, hampir semua pekerjaan konstruksi beton membutuhkan bantuan pompa beton. Dengan penggunaannya, proses pengecoran menjadi lebih praktis, cepat, dan hasilnya lebih optimal.

Demikian penjelasan mengenai jenis-jenis concrete pump yang dapat menjadi referensi Anda sebelum menentukan pilihan. Jika anda memilih untuk menggunakan alat ini untuk membantu pengecoran anda, cari tahu harganya pada laman Harga Sewa Pompa Beton.

 

Tags: ,

Diposting oleh

indosarana.co.id adalah website resmi CV. Indosarana Gemilang sebuah perusahaan supplier beton readymix & sewa concrete pump.

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran & Spesifikasinya

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Jenis-Jenis Concrete Pump Untuk Pengecoran & Spesifikasinya

harga u ditch
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Rahmat
● online
Arif
● online
Rahmat
● online
Halo, perkenalkan saya Rahmat
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja