Beranda » Blog » Pengecoran Struktur Kolom, Balok, Pelat Lantai dan Tangga

Pengecoran Struktur Kolom, Balok, Pelat Lantai dan Tangga

Diposting pada 26 Maret 2023 oleh admin / Dilihat: 39 kali / Kategori:
Pengecoran Struktur Kolom, Balok, Pelat Lantai dan Tangga

Pengecoran Struktur Kolom, Balok, Pelat Lantai dan Tangga

Pengecoran adalah kegiatan mengisi volume bekesting menggunakan beton. Berikut yang akan Kami uraikan di sini adalah tahapan-tahapan pengecoran struktur kolom, balok, pelat lantai dan tangga pada sebuah bangunan menggunakan beton segar.

Beton segar adalah campuran beton yang telah selesai diaduk sampai beberapa saat, karakteristiknya tidak berubah (masih plastis dan belum terjadi pengikatan).

Pekerjaan Persiapan

Pekerjaan persiapan disebut juga sebagai pekerjaan awal, yaitu pekerjaan sebelum pekerjaan pengecoran itu sendiri dilaksanakan. Pekerjaan persiapan meliputi :

  • Semua ruang yang akan di isi adukan beton harus bebas dari kotoran.
  • Tulangan harus dalam keadaan bersih dan bebas dari segala lapisan penutup yang dapat merusak beton atau mengurangi lekatan antara beton dan tulangan.
  • Air yang terdapat pada semua ruang yang akan diisi adukan beton harus dibuang, kecuali apabila pengecoran diijinkan oleh pengawas bangunan.
  • Melakukan pekerjaan marking line untuk menentukan letak bekisting agar sesuai dengan gambar rencana.
  • Menghitung volume beton yang perlu dipersiapkan untuk pekerjaan pengecoran.

Pekerjaan Penulangan

Sebelum pekerjaan pemasangan bekisting dilaksanakan maka tulangan-tulangan pada kolom, balok, pelat lantai, dan tangga harus dirakit terlebih dahulu.

Pekerjaan Pemasangan Bekisting

Pemasangan bekisting ini dilakukan setelah pekerjaan penulangan selesai. Pemasangan bekisting telah dipersiapakan sebelumnya, dalam pemasangan bekisting harus dibuat benar-benar rata, teliti dan kokoh untuk mendapatkan bentuk penampang beton sesuai dalam gambar rencana.

Sebelum pemasangan dimulai bekisting dilumasi dengan pelumas bekisting seperti solar dan oli, hal ini dilakukan agar beton tidak melekat di bekisting ketika beton mengeras.

Pekerjaan Pengecoran

Pelaksanaan kegiatan pengecoran pada pembangunan gedung ini dilakukan secara bertahap. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengecoran secara umum adalah sebagai berikut.

☑ Pelaksanaan

Beton segar dari tangki truk pengaduk beton dipindahkan ke truk pemindah beton (truk concrete pump), kemudian diarahkan ke lokasi yang akan dilakukan pengecoran. Beton segar digelar pada tempat yang ingin dicor, kemudian diratakan manual oleh pekerja dan dibantu dengan alat getar (vibrator).

☑ Pemeriksaan

Ambil sampel beton segar secukupnya untuk membuat sampel uji yang akan diuji di laboraturium.

☑ Pengecoran Kolom

Pada pengecoran kolom, beton segar langsung dipindahkan dari truk pengaduk beton ke lokasi kolom dengan menggunakan truk pemindah beton.

Ketika beton segar digelar sejumlah pekerja melakukan kegiatan perataan beton, secara manual dengan menggunakan stik perata dan mesin penggetar atau vibrator.

☑ Pengecoran Balok dan Pelat Lantai

Kegiatan pengecoran balok dan pelat lantai sama halnya dengan pengecoran kolom, beton segar langsung dipindahkan dari truk pengaduk beton ke lokasi kolom dengan menggunakan truk pemindah beton.

Ketika beton segar digelar sejumlah pekerja melakukan kegiatan perataan beton, secara manual dengan menggunakan stik perata dan dengan mesin penggetar atau vibrator.

Sebagian pekerja lainnya mengarahkan selang truk pemindah beton ketitik-titik yang hendak dicor, dan sebagian lain meratakan hasil cor yang masih basah, sehingga beton tergelar dengan merata.

☑ Pengecoran Tangga

Kegiatan pengecoran tangga dilakukan secara manual dan bersamaan dengan kolom, balok dan pelat lantai. Secara manual oleh pekerja, beton segar yang ada di kolam penampungan beton dibawa dengan ember secara estavet.

Bersamaan dengan pengecoran kolom, balok dan pelat lantai, beton segar langsung dipindahkan dari truk pengaduk beton ke lokasi kolom dengan menggunakan truk pemindah beton.

Pemerataan beton segar yang dicetak dibekisting dilakukan secara manual menggunakan stik perata dan menggunakan mesin penggetar atau vibrator. Semua kegiatan pengecoran dilakukan dibawah pengawasan oleh tim pengawas.

Baca juga : Harga Box Culvert Bandung

Kesimpulan

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pekerjaan pengecoran adalah sebagai berikut ini :

  1. Pekerjaan pengecoran tidak boleh dilakukan pada saat hujan. Karena hujan dapan mengurangi kualitas beton.
    Apabila volume pengecoran lebih dari kapasitas maksimal satu truk pengaduk beton, sebaiknya pengecoran dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu lalu lintas sekitar mengingat lokasi proyek yang berada di tengah kota.
  2. Apabila hasil uji tekan beton tidak sesuai dengan mutu yang dipesan, pengawas berhak meminta beton yang telah dicor dibongkar dan diganti sesuai mutu beton yang ada dalam perencanaan.
  3. Karena kegiatan pengecoran dilakukan dengan bertahap, maka pada bagian sambungan beton perlu diberikan lem beton atau calbond.
  4. Pada pekerjaan pengecoran pelat lantai yang dilakukan bertahap perlu dipasang stop cor pada batas area pengecoran yang terbuat dari jaring-jaring kawat, agar beton tidak beleber diarea yang belum siap dicor.
  5. Karena penuangan beton dilakukan menggunakan bucket yang di gantung pada tower crane maka perlu di perhatikan tinggi jatuh pengecoran beton maksimal adalah 150cm.

 

Tags: , ,

Bagikan ke

Diposting oleh

indosarana.co.id adalah website resmi CV. Indosarana Gemilang sebuah perusahaan supplier beton readymix & sewa concrete pump.

Pengecoran Struktur Kolom, Balok, Pelat Lantai dan Tangga

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Pengecoran Struktur Kolom, Balok, Pelat Lantai dan Tangga

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Rahmat
● online
Idris
● online
Rahmat
● online
Halo, perkenalkan saya Rahmat
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja